dandelion

Tampilkan postingan dengan label my light. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my light. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 September 2011

Cuma Jika

Karena sebelumnya lagi posting tentang yang bersangkutan, jadi pingin upload puisi curhat ini, *heran, bisa sepuitis ini juga,. sudah agak kadaluarsi, setahun yang lalu, tapi bahasan ini sepertinya tak mengenal masa^^,. masih tentang Cinta, tapi baru 'cuma JIKA'


1 desember 2010


Allah ya rabb,..

Bila aku jatuh cinta aku ingin mengelak saja,

karna aku tak mau ter jatuh pada cinta dunia

karna aku ingin membangun cinta atas dasar dan karena Mu

....

semua nya harus dan hanya untuk Mu

aku tidak mengerti apa itu cinta dan aku takut jatuh cinta

lebih baik yang jelas saja

yang samar dan meragu kan itu membuat resah dan gelisah

dan itu cinta yang belum ada ikatan ke halal an

ijinkan ku mencinta dalam hati saja sebelum tiba waktunya

dan ijinkan ku tuk dapat menjaga hati dan cinta ku

agar tidak terlewat dari Mu

aku takut mencintai, takut ...

Tapi nanti pasti aku akan jujur dan mengakui bahwa aku telah jatuh cinta

Allah arahkan cinta ku hanya untuk Mu

Ya Rabb jagalah cinta ku ini di dalam keridho an Mu

karena Allah adalah sumber segalanya

ya allah JIKA aku jatuh cinta


By me ^^ ytika

Kamis, 18 November 2010

Sadar, Paham atau Mengerti ??

Kita sebagai mahasiswa yang aktif hendaknya menyadari bahwa ketika kita berjuang dalam hal apapun di kampus ini, terutama untuk kepentingan islam, hakikatnya dilakukan dalam rangka membersihkan diri, menyucikan jiwa kita, melaksanakan sebagian hak Allah yang wajib kita tunaikan dan agar kita bisa mendaptakan pahala dari Allah pada hari ketika penglihatan telah gelap dan hati telah menyesak ke tenggorokan. Kita sendirilah yang akan beruntung jika kita maju ke medan perjuangan dan sebaliknya kita sendirilah yang akan merugi jika mundur darinya.

“Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam.” (Al Ankabut : 6)

“Dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan menganti kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu.” (Muhammad : 38)

Kita juga harus mengetahui bahwa harga diri yang sejati adalah dengan islam. Tanpa islam, kita bagai tak mempunyai harga diri, karena ketika itu kita... bagai bintang ternak, bahkan lebih sesat lagi...; juga bahwa kemuliaan sejati tidak mungkin diwujudkan kecuali dengan berperan serta dan konsisten dalam perjuangan islam ini. “Barang siapa yang menyendiri maka ia akan menyendiri di neraka” dan barang siapa yang terlibat dalam perjuangan, berarti telah memiliki hubungan dengan nasab yang paling mulia serta memiliki jaringan dengan kafilah para pemberi petunjuk, yaitu termasuk dalam golongan orang-orang yang dikaruniai nikmat oleh Allah yaitu para nabi, shidiqin, syuhada dan orang-orang saleh dan mereka itu sebaik baiknya kawan.

Kita harus menyadari bahwa perjuangan islam harus mengetahui bahwa bertahan dalam perjuangan merupakan syarat untuk mendapatkan keteguhan. “Sesungguhnya. Serigala itu tidak akan memangsa kecuali kambing yang menyendiri.”

Di dalam sebuah masyarakat yangg di penuhi dengan gelombang fitnah seperti malam yang gelap gulita ini, tidak mungkin seseorang yang jauh dari “dzikra” (peringatan Allah) dan jauh dari sikap saling menasehati dengan kebenaran dan kesabaran, bisa hidup tanpa mendapatkan pengaruh dan ternodai oleh kotoran – kotorannya.

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” (Adz Dzariyat : 55)

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar – benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.” (Al Ashr : 1-3)

Karena itu, tidak ada pilihan lain untuk hidup selain di dalam naungan keluarga beriman, tidak ada pilihan untuk tidak bergabung dalam masirah Ar Rahman.

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang – orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan NyA ; dan jangan lah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan darimengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaanya itu melewat batas.” (Al Kahfi: 28)

Sadarilah bahwa perjuangan kita hanya karena Allah, dan sadarilah pula bahwa perjalanan ini panjang dan berat, serta bahwa surga Itu di kelilingi oleh berbagai hal yang tidak mengenakkan sedangkan neraka dikelilingi dengan berbagai kesenangan.

Jalan ini tidak mungkin mampu ditempuh oleh manusia cengeng yang hanya dengan hembusan angin sepoi-sepoi pipinya terluka dan hanya karena sentuhan sutra jari-jemarinya berdarah. Jalan in tidak mampu ditempuh oleh orang yang cemas akan masa depan rezeki dan kehidupannya.

Jalan ini tidak mungkin mampu ditempuh oleh orang yang hobinya bermain-main dan bersenang-senang, hatinya sempit, dan kekuatannya keropos. Juga siapa saja yang tidak mampu bersabar terhadap satu perkataan, apalagi terhadap celaan. Juga orang yang bangga dengan pendapatnya sendiri, yaitu orang bodoh, namun ia tidak tahu bahwa dirinya bodoh. Juga orang yang tidak mau menerima keputusan bersama dan memegang Pendapat jamaah.

Ia merupakan jalan untuk membersihkan dan menyucika diri, jalan kasih sayang dan kemuliaan, jalan kesabaran ynag panjang, jalan kejujuran dan keikhlasan. Jalan dengan karakteristik semacam ini tidak mungkin ada yang bisa bertahan di dalamnya selain orang-orang beriman yang hati mereka terikat dengan Allah; orang-orang yang jiwa mereka memandang kepada Allah Yang Maha Esa dan Ash Shamad (Allah Tempat Memohon)

“Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupka (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap – tiap sesuatu.” (Ath Thalaq : 3)

“... maka barangsiapa melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.” (Al Fath : 10)

Kamis, 30 September 2010

Mencoba lagi belajar Fikih

(at, 4 Agustus 2010)

hari ini belajar fikih,.gaara-gara liat adek sepupu belajar jadi pengin baca2 bukunya. Kebetulan adek sekolah di MI, sekolah negeri tapi islam. Dan dari buku dan materi yang dia pelajari aku bercita – cita menyekolahkan putra-putri sholeh n sholehah ku ke sana. Soalnya bener-bener penting.

Kebanyakan orang-orang di indonesia pasti mnginginkan putra-putrinya masuk sekolah negeri. Apalagi yang favorit. Namun kini menurut paendapat saya pribadi lebih baik memasukkan putra-putrinya ke sekolah islam. Sebagai dasar atau landasan putra putri yang muslim. Apalagi kalau orangtuanya kurang begitu faham akan islam, lebih baik menitipkan anaknya ke pendidikan yang islami. Agar landasan tauhidnya kuat.

Subhanallah, baru kali ini saya sadar. Dulu paradigma saya masih sama dengan yang lain. Yang penting sekolah negeri. Sudah murah pasti bagus. Padahal belum tentu. Setelah saya membaca materi dan pelajarn yang diajarkan, saya jadi semakin mantap kelak anak2 sya sekolahkan ke sekolah islam atau MI. Kalau pun terpaksanya tidak bisa saya harus memberikan pelajaran yang sama dengan yang di berikan sekolah islam diusianya.

Sungguh setelah membaca buku buku pelajaran tentang fikih, al quran dan al hadist, saya benar benar merasa ini sungguh sangat penting. Semoga sekolah islam atau setingkat MI, dapat lebih meningkatkan citra nya dimata masyarakat. karena materinya penting untuk membentuk pribadi yang islami. Ini bukannya promosi atau mendeskriditkan salah satu diantaranya, tapi melihat kepentingan, kebutuhan dan keadaan saat ini. Coba bayangkan, saya masih ingat benar pelajaran agama islam saya di sekolah negri yang hampir mirip dengan pelajaran PPKn. Hanya banyak tulisan arabnya saja. Malah tergolong susah memahaminya. Padahal kalau di MI atau sekolah islam. Pelajaran agama itu dipisah lagi, ada tentang fikih, al quran al hadist dan lain-lain. Dan itu penting. Dulu kalau pelajaran agama saat SD saya rasa belum cukup mendalam mempelajari tentang islam. Coba saja dibandingkan.

Saat menulis catatan ini, saya sedang membuka buku fikih kelas 2 MI. Isinya tentang Shalat fardu. Sedikit mengulang saya coba baca baca, ada syarat wajib shalat, syarat sah shalat dan rukun shalat. Coba qt diminta memaparkan semuanya lengkap, mungkin masih ada yang tertinggal lupa- 1 atau 2 bagian,,,

· syarat wajib shalat : islam, baligh, berakal, bersih dr hadas besar dan kecil, dakwah islam sudah sampai kepadanya

· syarat sah shalat : bersih dari hadas besar dan kecil ; bersih badan pakaian dan tempat dari najis ; menutup aurat ; telah masuk waktu shalat ; menghadap kiblat ; mengetahui tata cara shalat ; meninggalkan perbuatan yang membatalkan shalat.

· rukun shalat : niat, takbiratulihram, membaca al fatihah, rukuk, iktidal, sujud, duduk diantara 2 sujud, duduk tasyahud akhir, salam, tertib

(Pengantar Fikih 2, Tiga Serangkai)

Muhasabah Part 2

Aku hanya tak ingin menjadi air keruh, yang entah bersumber dari mana tapi diam dan menjadi busuk. Aku tak ingin menjadi air yang tenang saja namun didalamnya terdapat jutaan makhluk parasit, plankton dan berbagai bakteri jahat lainnya. Dan aku pun tak ingin mennjadi air diam beracun lagi membahayakan.

Aku hanya ingin menjadi secercah sumber, sumber air penghidupan. Yang Bergerak atas titah Mu. Mengalir dengan izin Mu. Dan bergerak di aliran aliran jalan keridhoan Mu. Mengaliri disetiap kebun rahmatMu. Membentang luas ke samudra kemurahan Mu. Hidayah Mu yang ku nanti. Hikmah dalam tiap episod kehidupan ini yang ku nanti.

Allah jagalah hamba Mu ini yang tiada daya upaya menghadapi jalannya roda dunia. Allah jagalah hati ku yang lemah ini agar selalu terus,terus, dan terus mengingatMu. Allah lindungilah akhlak2 hamba dengan perbuatan yang mulia. Allah tunjukilah selalu langkah hamba Mu ini tuk tegak, tegar dan ikhlas ada di jalan Mu. Tiada yang dapat ku minta selain pertolongan dari Mu.

Allah berilah ketenangan pada hati ku saat ini. Sungguh baaru kurasakan hadist Mu bahwa kenikmatan yang luar biasa adalah ketenangan dihati ini. Tenang tanpa beban. Aku merasa sendiri. Tak berarti. Padahal pasti bukan seperti itu, karena nikmatmu sejatinya luas tak berbatas.

Dalam Segala Penciptaan Mu

(at, 1 November 2009)

Hmmm hari ini aq pengen membayangkan surga,..berhubung hari, ini,jam in, detik ini, puanas banget. Tak bias ku bayangkan apa jadi nya panas di neraka nanti. Naudzubillah jangan deh, Allah sedikit pun aq tak mau melihatnya apalagi menyentuh dan merasakannya. Di kamar yang nyaman in aj, kasur teras panasnya, padahal udh pake kipas angin semilir-milir, trus entah kabar di luar rumah tambah panas banget kali…

Jadi ingin membayangkan bagai mana indahnya surge,dimana sungai2 mengalir dibawahnya. Dalam pandangan dan impian ku , surge ku akan penuh dengan keteduhan hijau semata, dimana semua tanaman2 yang indah ada dan bercahaya, cahayanya seluas mata memandang, tidak panas tapi menyejukkan. Pancaran sinar2 dari kesemuanya membuat hati tentram dan aman. Sunyi, tapi tak mati. Sungguh indah surga itu. Berhias tapi tak menyolok mata. Dihiasi taman-taman yang bergelimangan air embun suci dari sungai zam-zam. Di hiasi bunga-bunga cantik nan rupawan yang senantiasa bertasbih kepada Maha Agung, Allah ta’ala.

Kemudian surga itu kubayangkan tanahnya bagai hamparan permadani luas yang hijau bak zamrud yg merekah indahnya. Ditumbuhi pula pepohonan hijau lebat plus dengan buah-buah segarnya. Hmm sungguh nyaman surga itu. Lalu pohon-pohon itu tumbuh menjulang tinggi membentuk kanopi di sekitarnya, bagai payung-payung bidadari surga. Akarnya yang besar menghujam ke dalam tanah. Kuharap pohob ini berasal dari tasbih-tasbihku ke pada Nya. Subhanallah wa bi hamdi hi suhanallah hil adzim. Maka tumbuh lagi pohon-pohon penghias istana surga,

Ya Allah aku rindu surga mu, aku tak mau ke neraka Mu

Tapi aku takut mengakui bahwa apakah aku menginginkan surga karena takut penderitaan neraka Mu semata. Aku ingin menjadi pribadi yang rindu surga karena kerinduan akan pertemuan dengan Mu ya Rabb. Kerinduaan bertemu dengan nabi Mu malaikat2 Mu dan semua yang Engkau cintai. Aku ingin di surga Mu karena aku berharap cinta Mu. Sehingga aku berada disana di barisan orang-orang uang Engkau cintai Allah.

Aku rindu manisnya iman kepada Mu, aku rindu berdua dengan Mu aku rindu, Allah… Tapi aku juga takut, aku cemas aku malu.Terpantaskah aku untuk merindui Mu. Terpantaskah aku untuk mengharap cinta Mu sebagaimana orang2 hamba2 yang sungguh cintanya sangat2 melebihi cinta ku saat ini kepada Mu. Allah,,,,,ALLAH,,ALLAH… tapi aku tak sanggup melepaskan harapan ini. Harapan tuk terus mengharap keridhaan dan kecintaan Mu. Aku mengemis kasih Mu, yang padahal kau tahu dari aku lahir hingga detik ini sudah kau berikan limpahan kasih Mu. Tapi ku tetap berharap aka kasih sayang Mu.

Dalam segala penciptaan Mu, Engkau menciptakan ku. Manusia dari tanah dan mani yang suci. Kecil tanpa daya. Dalam penciptaan atas Mu bumi langit dan seisinya, Engkau berkenan menciptakan makhluk kecil seperti ku tuk menghiasi dan mengisi bumi mu Allah. Sungguh kemuliaan bagiku hidup di bumi dan langit ,Mu. Mkhluk kecil itu sudah pula kau bekali dengan manhaj yg benar –Islam- buku pedoman –Al Quran- contoh yang nyata –Muhammad- keluarga yang baik, nikmat reski dan segalanya yg di butuhkan. Engkau telah berkenan memberikan pada makhluk itu nimat2 yang banyak dan melimpah. Dari bagun hingga tidurnya. Tahun demi tahun tlah dilewatinya begitu saja…


Dalam penciptaan Mu sungguh aku bersyukur karenanya.

Dan kini ku merasa belum cukup ku hanya bersyukur saja.

Tugas ku pun belum ku tunaikan secara penuh, tapi sering dan sempat2 nya aku meminta yang lain,

Ibadahku pun belum utuh dan sempurna tapi masih bisa2nya aku mengeluh dan mengkufuri nikmat Mu,

Amalan ku belum cukup untuk bekal masuk surga, tapi sombongnya aku dengan merasa aku telah mengorbankan segalanya

Amamahku belum kutunaikan setuntasnya, tapi dengan angkuhnya ku mencoba lari karena letih dari perjuangan ini.

Perintah mu belum ku jalankan semuanya, tapi dengan se enaknya ku mohon kepada Mu sesuatu yang sia sia

LaranganMu terkadang belum kuhindari smua, tapi masih saja ku meminta sesuatu yang fana

ALLAH kalau bukan karena ke murahan hati Mu

Kalau bukan karena kasih sayang Mu

Kalau bukan karena rahmat Mu

Kalau bukan karena MU,.

Aku tiada apa2, tiada gunanya, tiada bermakna,

Aku hampa dan binasa

Aku gelap nan gulita

Aku hancur dan tak kan pernah ada

Tapi kau berkenan mencipta kan ku dengan segalanya

Apa yang aku lakukan untuk Mu, sekedar untuk mendapatkan cinta Mu

Aku harus menjalankan Ibadah ku

Aku harus menjadi khalifah fil ardh yng baik

Aku haru berjuang tuk semuanya

Aku harus bisa berdiri tegak dijalan yang Allah mau

Aku harus kuat berpijak dengan landasan iman Mu

Aku harus bergerak dengan pedoman Al Quran Mu

Aku harus bertindak dengan tauladan kekasih Mu –Rasulullah-

Aku harus berlari mengejar ketinggalan ku

Aku harus berazzam niat hanya untuk Mu

Aku harus bisa menjadi apa yang Allah Mau

ALLAH INGIN AKU JADI APA?

Aku akan menjado apa yang Allah fitrahkan kepada manusia

Manusia-muslim-mutaqin-org2 yng bertaqwq-org2 yg beriman kepada Mu semata, menegakkan agama Mu di Bumi MU

Wallahualam bi showab, hanya Allah yang tau kelak akan jadi apa aku, hanya aku berharap menjadi apa yang Allah mau….